Rabu, 28 November 2007

Pilgub Kalbar Sukses, Siaga 1 Dicabut

Tiada kata terindah yang bisa saya ungkapkan kecuali puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena Pilkada Gubernur di Kalbar aman, nyaman, sukses dan lancar. Gubernur baru telah terpilih lewat cacah suara, 15 Nopember lalu. Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Drs Zainal Abidin Ishak pun bisa bernapas lega sehingga Rabu (28/11) kemarin secara resmi kondisi Siaga 1 resmi dicabut.
Proses penetapan Gubernur Kalbar oleh KPU pada (27/11) kemarin tak seseram yang dibayangkan. Tak ada demo besar-besaran. Tak ada kerusuhan. Tak ada aksi anarkis. Dampaknya, ekonomi pun menggeliat naik.
Masyarakat beraktivitas normal seperti biasanya. Elit politik pun bermain "cantik". Pasangan Cornelis-Christiandy merayakan kemenangan tidak dengan hura-hura. Dia memenangkan Pilkada dengan 47%. Incumbent Usman Ja'far yang berpasangan dengan Laurentius Herman Kadir meraup 31%. Oesman Sapta - Ignatius Lyong 13% dan sisanya buat Akil Mochtar-AR Mecer.
Kemenangan yang diraih CC baru langkah awal. Masih panjang langkah yang harus dijalani bersama 4 juta penduduk Kalbar. Kemenangan ini, keamanan ini, tentulah kemenangan rakyat.
Kalau toh ada kekurangan di sana-sini mbok ya diperbaiki demi peningkatan kualitas Pilkada di masa-masa mendatang.
Pilgub Kalbar menelan dana lk Rp 86 miliar. Suatu angka yang tidak kecil buat proses kelahiran seorang pemimpin eksekutif. Uang itu uang rakyat. Uang kita semua. Maka Gubernur baru CC, juga adalah milik rakyat. Milik kita semua.
Keberhasilan membangun Kalbar kita doakan bersama-sama. Karena kenikmatan hidup bergotong-royong, kebersamaan, adalah kenikmatan yang tiada taranya.

0 comments: