Rabu, 17 Oktober 2007

Idul Fitri Kondusif, Perhatikan Arus Mudik

Anggota DPR RI asal pemilihan Kalbar, Dr Ir M Fanshurullah Asa menilai kondisi perayaan Iedul Fitri yang kondusif di Kalbar patut dipuji. Selain toleransi antara umat seagama dan antara pemeluk agama, juga persiapan polisi yang rapi.
“Saya sebagai orang Kalbar yang terus mengamati pertumbuhan dan perkembangan di daerah ini merasa bangga. Apalagi jika dibandingkan dengan situasi sebagian kecil wilayah di tanah air. Sebut saja sekarang yang sedang ada gejolak yakni di Lombok NTB. Kantor polisi sampai dilempari batu oleh warga yang marah,” ujar Fanshurullah Asa.
Kata fungsionaris DPP PAN yang alumni FT Untan ini, aparat kepolisian di Kalbar sudah mulai dapat mengimplementasikan perpolisian masyarakat. “Hasil perpolisian masyarakat adalah kedekatan antara polisi dengan masyarakat itu sendiri. Bahkan masyarakat bisa menjadi polisi bagi diri mereka sendiri,” ujarnya.
Arti masyarakat menjadi polisi bagi diri sendiri adalah mereka sudah dapat mengantisipasi jika ada kerawanan-kerawanan, seperti penjambretan, pencurian, dan termasuk isu-isu. “Mereka cepat berkoordinasi dengan polisi.”
Pria yang akrab disapa Ifan ini menilai positif banyaknya posko-posko pengamanan Iedul Fitri. “Operasi ketupat lebaran itu bagus. Masyarakat perlu terus mendukung sehingga arus mudik juga menyusul sukses perayaan iedul fitri,” ungkapnya.
Ifan juga menilai jika iedul fitri dan arus mudik dapat dilewati dengan kondusif, indikator yang baik dalam Pilgub 15 November nanti. “Kita berharap masyarakat semakin dewasa dan aparat juga waspada. Jika kita ‘eling lan waspada’ maka kerawanan-kerawanan bisa diantisipasi sejak dini,” katanya.
Ifan berharap untuk Pilkada semua juga bisa normal. “Indikatornya sudah terlihat dengan sejumlah langkah yang telah dilewati. Jika kita bersatu akan dapat melangkah maju,” ungkapnya. □


0 comments: