Kamis, 30 Agustus 2007

Aswandi Dekan Teladan - Stimulasi Mahasiswa Menulis Ilmiah

Nur Iskandar
Borneo Tribune, Pontianak
Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Dr Aswandi dinilai mahasiswanya sebagai dekan teladan. Demikian karena kesederhanaan, disiplin dan kerja keras, serta kemampuannya memotivasi mahasiswa agar aktif menulis ilmiah populer.
Aktivis mahasiswa FKIP Untan, Tantra dan Essup di Borneo Tribune, Kamis (30/8) menyatakan dekannya menantang mahasiswa membentuk satu koloni di mana aktivitas riset dan penulisan ilmiah populer dapat dilakukan. Dekan FKIP, Dr Aswandi mengimbau mahasiswa-mahasiswinya dapat mewujudkan jurnal ilmiah populer.
“Beliau menunjukkan model dari negara-negara maju. Kami tertarik,” kata Tantra yang tampak antusias.
Kata Tantra di fakultasnya terdapat 9 jurusan. Jika masing-masing jurusan mampu melakukan satu riset dalam satu bulan, maka akan didapatkan 9 artikel ilmiah populer. “Kami targetkan halaman jurnal ilmiah populer kami antara 20 halaman atau lebih,” timpalnya.
Kata Tantra, Dr Aswandi akan menyediakan fasilitas agar cita-cita mempunyai jurnal ilmiah ini terwujud. Fasilitas itu antara lain laptop, ruang kesekretariatan maupun pelatihan.
Pelatihan digalang bekerjasama dengan Tribune Institute-Borneo Tribune. Pelatihan akan dilaksanakan pada pekan depan dengan jumlah peserta 16 orang.
“Pelatihan metodologi riset dan penulisan ilmiah populer ini akan menggunakan ruang kelas yang refresentatif di FKIP Untan,” kata Tantra. Jumlah peserta yang 16 orang tersebut masih bisa bertambah.
Menurut Tantra, target FKIP secara keseluruhan dengan pelatihan dan perwujudan jurnal ilmiah adalah menjadi transetter di Untan pada khususnya dan dunia kampus pada umumnya. □

2 comments:

Admin mengatakan...

Pak Dekan memang sangat mendukung dan motivasi mahasiswa. Tapi ketika berurusan dengan bagian bendahara utk pencarian dana bantuan Tulisan di media massa, mahasiswa akan mengalami kendala. Harus bersiap menunggu berjam-jam. Entah karena memang sibuk atau tidak peduli. Sangat Menyebabkan! itulah yang bakal dirasakan. Sungguh pelayanan yang sangat mengecewakan. Seperti mengeluarkan dana pribadi saja mereka. Repot Amat! Amat aja gak Repot! Capek DeH!!!

Semoga saja hal tersebut tidak mengurangi semangat mahasiswa untuk selalu berkarya...

Dini Haiti Zulfany mengatakan...

Pak Dekan is a real great MOTIVATOR!

Dana, yah... begitulah.

Tapi saya pernah dikasih 500rb dari pak aswandi pribadi loooh waktu mau berangkat lomba debate ke bandung :D

thanks a lot

anyway, dana untuk ESA yang bapak janjikan jangan lupa ya paaak... we are gonna wait for that always.