Rabu, 08 Agustus 2007

Dua Jempol Buat Bank Kalbar

Kabar gembira bagi masyarakat Kalbar bahwa Bank Kalbar menerima penghargaan Golden Award dari Majalah Info Bank untuk yang ketiga kalinya. Penghargaan ini diberikan karena Bank Kalbar memperoleh predikat sangat bagus dalam hal permodalan, aktiva produktif, rentabilitas, likuiditas dan efisiensi.
Tentu tak gampang bagi Bank Kalbar untuk mencapai hasil terbaik seperti itu. Terlebih bank yang dinilai Info Bank mencapai 137 buah.
Di tengah iklim perbankan yang sangat kompetitif prestasi yang dicapai Bank Kalbar benar benar laik diacungi jempol. Dua jempol.
Kita melihat hasil yang dicapai Bank Kalbar dari penghargaan yang diberikan Info Bank. Tapi tak jarang juga penghargaan dari lain pihak berdatangan. Sebutlah Tahun 2000– 2005 memperoleh penilaian dengan predikat sangat bagus yang ditinjau dari aspek permodalan, aktiva produktif, rentabilitas, likuiditas dan efesiensi dari majalah Info Bank. Tahun 2003 dan 2004 memperoleh predikat bank terbaik dari majalah Investor. Pada bulan September 2004 memperoleh piagam penghargaan citra pelayanan prima dari menteri pendayagunaan aparatur negara, dan kembali memperolehnya pada 22 Desember 2006 yang langsung diserahkan oleh presiden RI Susilo Bambang Yudoyono. Tahun 2005 dan 2006 memperoleh Golden Award dari majalah Info Bank karena telah berturut-turut memperoleh predikat sangat bagus. Pada acara BUMD & CEO BUMD Award 2006 yang diselenggarakan pada tanggal 8 Desember 2006 di Hotel Borobudur Jakarta memperoleh penghargaan sebagai BUMD terbaik tahun 2006, CEO BUMD terbaik, BPD terbaik dan terbaik II kategori pengelolaan keuangan.
Tanggal 19 Juli 2007 memperoleh Golden Award kembali dari Majalah Info Bank karena telah 5 tahun berturut-turut memperoleh predikat sangat bagus. Golden Award ini merupakan penghargaan ke-3 setelah tahun 2005 dan 2006.
Kita yakin banyak hal yang telah dilewati Bank Kalbar sebagai proses untuk mencapai posisi prestisius tersebut.
Yang kita ketahui Bank Kalbar dahulu pernah sakit. Ia sempat dirawat di masa ekonomi nasional sedang gonjang-ganjing. Terutama ketika isu KKN berhembus kencang di Indonesia sehingga lahir gerakan reformasi.
Jika negara melakukan proses reformasi secara politik dan ekonomi maupun sosial-budaya, Bank Kalbar juga melakukan agenda reformasi serupa. Dan ternyata hasil dari reformasi itu membuahkan prestasi.
Bank Kalbar berhasil mengikis praktik KKN dengan menyewa konsultan dalam rangka rekruetment pegawai-pegawainya. Proses yang akuntabel telah menyebabkan Bank Kalbar tampil produktif. Terlebih dalam sistem kepegawaian pun Bank Kalbar menciptakan sistem yang ketat, disiplin, dan kompetitif. Bagi yang tidak mampu berkompetisi mereka akan tersisih dengan sendirinya.
Menarik bagi kita bagaimana Bank Kalbar mampu melakukan reformasi itu. Salah satu jawabannya adalah kebersamaan dari para pimpinan, kerja keras, hingga contoh teladan.
Para unsur pimpinan di Bank Kalbar juga menunjukkan kemauan belajar yang sangat besar sehingga menjadi teladan bagi staf sejak di kantor pusat hingga ke cabang-cabang di kabupaten-kabupaten.
Di Bank Kalbar ada pelatihan-pelatihan internal yang intensif. Pelatihan-pelatihan keluar juga aktif. Tak jarang Bank Kalbar mengundang pemikir dan praktisi khusus untuk memotivasi para pegawai termasuk mitra-mitra Bank Kalbar itu sendiri.
Prestasi Bank Kalbar patut diiringi dengan pencitraan Kalbar secara keseluruhan. Demikian karena Kalbar selama ini lebih sering terekspose secara nasional sisi-sisi negatifnya. Sebutlah seperti derita TKI-TKW, kebakaran hutan dan lahan, hingga provinsi yang jumlah penduduk termiskinnya terbesar di Kalbar.
Dengan eksistensi Bank Kalbar sebagai bank terbaik, warga Kalbar patut memberikan apresiasi. Caranya dengan memberikan daya dukung lebih maksimal. Sebutlah menjadi nasabah atau sebaliknya sebagai kreditur yang produktif.
Hubungan timbal balik seperti itu akan semakin meningkatkan likuiditas keuangan Bank Kalbar. Semakin banyak warga yang tersejahterakan, akan semakin membuat citra Kalbar jadi lebih baik pula. Kita perlu kebersamaan untuk mencapai kemajuan di Kalbar. Bank Kalbar sudah memulai. Kita kapan? □

0 comments: