Selasa, 12 Mei 2009

LKTI Mahasiswa Berhadiah 9 Laptop


Dies Natalis Untan yang ke-50 ditandai pula dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang spektakuler karena berhadiah 9 buah unit laptop. LKTI tingkat mahasiswa di lingkungan kampus biru ini meliputi bidang Pengetahuan Alam, Pengetahuan Sosial dan Pendidikan.
”Kita memberikan hadiah sembilan unit laptop karena berorientasi pendidikan,” kata Ketua Panitia Dies Natalis Emas Untan, Edi Suratman. Doktor bidang ekonomi yang pakar di bidang perbatasan ini dalam sebuah wawancara mengakui bahwa LKTI merupakan inti kekuatan mahasiswa.
”Sekali lagi kita menekankan pendidikan. Lomba yang paling berkarakter pendidikan, khususnya penulisan ilmiah adalah LKTI,” kata Edi yang juga Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan.
Tidak keliru Untan menggelar LKTI dengan hadiah begitu besar bagi kalangan mahasiswa. Hal tersebut dikarenakan Untan secara nasional cukup menonjol sebagai pelanggan juara LKTI. Baik bidang IPA, IPS maupun Pendidikan.
LKTI diselenggarakan sepanjang Mei 2009. Saat ini sudah menginjakkan kepada fase final. ”Ada 25 finalis yang tentu saja bersaing sangat ketat,” ungkap Edi.
Edi menuturkan bahwa agenda Hut Emas Untan kali ini tidak hanya LKTI, tetapi juga upacara Hardiknas, seminar sex sehat dan harmonis bersama Dr Boyke, bazar dan pameran, jalan santai serta seminar internasional. Khusus untuk seminar internasional digelar pada 18-19 Mei di Untan dengan menampilkan pembicara kunci Rektor UI dan Rektor UM, Malaysia. Pada seminar internasional itu digunakan dua bahasa. Indonesia dan Inggris. Pesertanya juga dari manca negara, baik Asia maupun Eropa serta Amerika.
”Pada 20 Mei, tepat di hari Dies, kita menghadirkan Mendagri untuk orasi ilmiah bertajuk Membangun Rumah Besar Indonesia, Kembali pada Idiologi dan Jati Diri Bangsa.”
Kesibukan Dies Natalis selain pada sektor akademik, juga konsolidasi alumni. Oleh karena itu digelar temu alumni akbar. ”Nama kegiatannya adalah Home Coming Day. Kita undang rektor, mantan rektor hingga seluruh alumna dan alumni,” tandas Edi yang pada 18 Mei mendatang harus presentasi di Bappenas terkait tugas-tugas akademiknya di Rektorat Untan.
Masih menurut Edi, di ajang Hut Emas Untan, para dosen juga meluncurkan buah karya mereka. Tepatnya buku-buku dosen serta buku 50 tahun Untan. ”Pada Juli 2009 kita juga menggelar Konvensi Kampus Forum Rektor Indonesia. Hal ini tak terlepas dari peran aktif Bapak Rektor, Chairil Effendy yang menjadi Ketua Forum Rektor Indonesia,” ungkapnya.
Rektor Untan, Chairil Effendy juga meluncurkan buku saat pidato pengukuhannya sebagai guru besar sastra lisan. Ia melaunching buku berjudul Anak Hantu. Anak Hantu diadaptasi dari cerita-cerita sastra lisan yang hidup di tengah masyarakat Kalbar.



0 comments: